Selasa, 06 September 2011

GARA-GARA JENGGOT PAK KIAI

Gara-Gara Jenggot Pak Kiai
“Suatu ketika maman “si abu nawas dari bima” kehilangan kambing kesayangannya, 
ciri-ciri kambingnya jenggotnya panjang,warnanya putih,dan tentunya punya kaki empat dong,,
 “Sudah berjam-jam si maman mencarinya tapi belum ketemu-ketemu juga,,”panasnya terik matahari,membuat maman malah tambah pusing dan kebingungan mencari kambingnya”, akhirnya dia menempatkan diri untuk beristrahat,
  “Diapun beristrahat sejenak disebuah masjid sambil solat ashar sekaligus berdo’a kepada Allah siapa tahu habis solat bisa ketemu kambingnya,,”sahut maman”
Solat pun berlangsung dan selesai dan semua jamaah berdo’a dan dipimpin oleh imam masjid,,yang berstatus kiai kondang,katanya sikhh gitu...

“”Kiai ini cirinya jenggotnya panjang sekali,,mirip dah dengan jenggotnya kambing si maman,,do’anya pun dilantunkan dan doanya  begitu menyentuuuh” sekali sampai semuah jamaahpun menangis, karena mengamini do’anya kiai kondang tersebut,kecuali maman sendiri, maman pun  terbingung sejenak,sambil berpikir
 “kok semua jamaah menangis  ya,,kok aku ngga” aku nangis juga lah kalau gitu akhh ’’’ sahut maman dalam hatinya.maman pun akhirnya ikut menangis.

Sampai do’a pun selesai, semua jamaah pun pulang tapi si maman tetap melanjutkan do’anya sambil menangis terseduh-seduh lagi ,,kiai kondang pun menghampirinya,, dan menanyakan si maman,,wahai pemuda gerangan apakah yang membuat dirimu sampai menangis terseduh-seduh,,Tanya kiai,

Disini ni klimaksnya..guys coba simak dengan baik ya,,jangan sampai lewatkan..

Iya kiai, saya menangis terseduh-seduh karena melihat jenggot kiai,”sahut maman”  , lha kenapa? Tanya kiai
 “Saya baru saja kehilangan kambing,,(pelan2 bacanya) yang saya sangat cintai,,dan jenggotnya,, ”hu’u2 pak kiai menyimak ceritanya si maman”,, miriiiip sekali sama jenggotnya pak kiai..      oh gituuu
Mattamu,, sahut pak kiai..ku kira apaan…
Pis ya kiai.pis lah,,pisan nya…! Sahut maman.

Seketika maman keluar dari masjid maman pun menemukan kambingnya,,hore aku menemukannya..maman pun berteriak dengan sangat gembira,, dan lari ke kiai,sambil mengucapkan terima kasih,,

 “terima kasih ya kiai , kenapa lagi kamu,” sahut kiai,,terima kasih berkat do’a mu yang mattamu tadi itu lha..


original post by iyan

0 komentar:

Posting Komentar