Selepas shalat isya' dimushalla,kiai muslim hendak pulang ke rumahnya.namun ia tidak menemukan sandalnya."wah payah santri-santriku,masak sandalku juga diembat pula,"batin kiai.lalu beliau menyuruh basit yang kebetulan duduk santai dimushalla.
sesampainya di rumah kiai,basit memanggil halimah,putri cantik beliau yang masih berumur 14 tahun.
basit masih belum puas,lalu keluar lagi ke pintu:
''sit,tolong mintakan sandal pada putriku."
"baik kiai."jawab basit.Otak santri nakal ini pun bermain.kebetulan rumah kiai sebenarnya cuma 50 meter dari mushalla.
sesampainya di rumah kiai,basit memanggil halimah,putri cantik beliau yang masih berumur 14 tahun.
"neng imah,saya diminta kiai untuk mencium sampean,"ucapnya halus.
"ha...tidak mau,"jawab halimah sambil kemarah-marahan
.
"mendengar hal itu,basit langsung keluar pintu berteriak ke kiai yang menunggu di mushalla.
"neng imah tidak mau kiai."
"imah,tolong beri nduk,"ucap kiai sambil setengah teriak.Mendengar perkataan ayahnya,terpaksa imah memberikan pipinya yang kanan untuk dicium basit.
basit masih belum puas,lalu keluar lagi ke pintu:
"neng imah cuma kasih satu kiai,cuma yang kanan."
"nduk cepat kasihkan satunya lagi,"teriak kiai tidak sabar.Akhirnya imah memberikan pipi kirinya untuk di cium basit. selesai mencium dia mengambil sandal yang ada di ruang tengah dan langsung keluar memberikannya ke kiai.






0 komentar:
Posting Komentar